Batik Kasual Menasional
SURABAYA - Batik memang kian memikat kawula muda. Sebab, batik tetap bisa tampil apik dengan paduan bahan-bahan kasual. Perpaduan apik tersebut terlihat dalam fashion show Batik, Bordir, dan Accessories Fair 2008 di Jatim Expo kemarin (15/5).
Sebanyak 16 stan pengusaha batik dari seluruh Indonesia turut bergabung menyajikan busana-busana batik unggulan masing-masing. Hasilnya, 64 busana batik dari beragam corak dan warna tersaji di atas panggung. Busana batik kasual, formal, hingga semiformal diperagakan sejumlah model dari Paull Models Agency.
Salah satu stan yang menyajikan busana batik kasual adalah Murni & Artis Batik. Mengandalkan bahan katun dengan corak-corak batik khas Jawa Timur, Mursidi, sang perancang, menciptakan sejumlah atasan cantik dengan model masa kini. Misalnya, atasan berwarna dominan hijau dengan corak liris. Dengan lengan balon berpadu kerah rumple, atasan sepanjang paha tersebut mengembang di bagian bawah. Atasan itu cocok dipadupadankan dengan celana jins jenis pensil.
Jika Mursidi memilih kesan kasual pada batik, Moehammad Muchsin dari Abi Batik lebih suka menyajikan busana batik semiformal dengan bahan batik yang terjangkau. Mengandalkan kain batik tulis Madura yang paling murah, Abi -sapaan akrab Moehammad Muchsin- menampilkan atasan berlengan tiga perempat berhias payet dan bordir di bagian kerah. Atasan berwarna biru tersebut menimbulkan kesan etnis nan elegan.
Dalam pameran batik tingkat nasional itu, 220 pengusaha batik, bordir, dan aksesori dari berbagai daerah di Indonesia saling memajang karya terbaik.
Menurut Susilo, ketua pelaksana, pameran yang terselenggara berkat kerja sama Disperindag dengan Asosiasi Tenun, Batik, dan Bordir (ATBB) Jawa Timur tersebut merupakan ajang untuk mempromosikan keragaman batik Indonesia kepada masyarakat. “Dengan pameran ini, kami harap usaha para perajin batik, khususnya yang berasal dari desa, bisa terbantu,” jelasnya.
Kemarin, pameran batik yang akan berlangsung hingga 18 Mei mendatang itu dibuka secara langsung oleh Gubernur Jatim Imam Utomo. Secara simbolis, Imam menorehkan tanda tangan dengan canting di atas kain mori berwarna putih polos. (ken/dos)
Source: Jawa Pos Online
Add comment May 15th, 2008